Review Materi Pertemuan 3 Metodologi Riset
Jenis-Jenis Penelitian
1. Klasifikasi Penelitian Menurut Manfaat/Tujuan, dibedakan menjadi:
a. Penelitian Dasar (Basic Research):
1. Penelitian Evaluasi (evaluation research)
2. Penelitian dan Pengembangan (research n development)
3. Penelitian Tindakan (action research)
2. Klasifikasi Penelitian Menurut Dimensi Waktu, dibedakan menjadi:
a. Penelitian Cross-sectional
1. Penelitian Kecenderungan
2. Penelitian Panel
3. Penelitian Kohort
3. Klasifikasi Penelitian Menurut Teknik Pengumpulan Data, dikelompokkan menjadi:
a. Penelitian Kualitatif
⎼ Analisis Wacana
⎼ Perbandingan Sejarah
b. Penelitian Kuantitatif
⎼ Penelitian Eksperimen
⎼ Analisis Isi
4. Klasifikasi Penelitian Menurut Metode
a. Penelitian Historis
⎼ Data sekunder: deskripsi yang disusun orang lain, namun bukan saksi mata
b. Penelitian Deskriptif
1. Klasifikasi Penelitian Menurut Manfaat/Tujuan, dibedakan menjadi:
a. Penelitian Dasar (Basic Research):
- Penelitian yang dilakukan diarahkan sekedar untuk memahami masalah secara mendalam dalam organisasi secara mendalam (tanpa ingin menerapkan hasilnya).
- Bertujuan untuk pengembangan teori dan tidak memperhatikan kegunaan langsung yang bersifat praktis.
- Biasanya berguna untuk penemuan dan pengembangan ilmu.
- Penelitian diarahkan untuk mendapatkan informasi yang dapat digunakan untuk memecahkan masalah.
- Bertujuan menerapkan, menguji, dan menevaluasi kemampuan suatu teori yang diterapkan dalam memecahkan masalah-masalah praktis.
- Biasanya berguna untuk memecahkan masalah-masalah kehidupan praktis.
1. Penelitian Evaluasi (evaluation research)
2. Penelitian dan Pengembangan (research n development)
3. Penelitian Tindakan (action research)
2. Klasifikasi Penelitian Menurut Dimensi Waktu, dibedakan menjadi:
a. Penelitian Cross-sectional
- Penelitian yang dilakukan dalam satu waktu tertentu dan tidak akan dilakukan penelitian lain diwaktu yang berbeda untuk perbandingan.
- Pengertian satu waktu tidak bisa hanya dibatasi pada hitungan minggu, bulan atau tahun (tidak ada batasan yang baku).
- Batasan yang digunakan adalah bahwa penelitian tersebut telah selesai dalam satu waktu tertentu.
- Penelitian yang dilakukan antara waktu.
- Setidaknya terdapat dua atau lebih kali penelitian dengan topik atau gejala yang sama dalam waktu yang berbeda.
- Kata kunci penelitian longitudinal, ada upaya membandingkan antara hasil penelitian, biasanya untuk melihat perubahan yang terjadi.
1. Penelitian Kecenderungan
2. Penelitian Panel
3. Penelitian Kohort
3. Klasifikasi Penelitian Menurut Teknik Pengumpulan Data, dikelompokkan menjadi:
a. Penelitian Kualitatif
- Data kualitatif berbentuk kata, kalimat, skema dan gambar.
- Dalam kelompok kualitatif, terdapat beberapa jenis penelitian:
⎼ Analisis Wacana
⎼ Perbandingan Sejarah
b. Penelitian Kuantitatif
- Data yang berbentuk angka atau data kualitatif yang diangkakan.
- Data kualitatif yang diangkakan (scoring) misal, terdapat dalam skala pengukuran.
- Dalam kelompok kuantitatif, terdapat beberapa penelitian:
⎼ Penelitian Eksperimen
⎼ Analisis Isi
4. Klasifikasi Penelitian Menurut Metode
a. Penelitian Historis
- Penelitian Historis meliputi kegiatan penyelidikan, pemahaman dan penjelasan keadaan yang lalu.
- Tujuannya untuk menyimpulkan mengenai sebab-sebab, dampak, atau perkembangan dari kejadian yang lalu dapat dipergunakan untuk menjelaskan kejadian sekarang dan mengantisipasi kejadian yang akan datang.
- Peneliti historis pada umumnya tidak mengumpulkan data kejadian yang telah ada.
- Sumber data yang dipergunakan dapat bersumber dari:
⎼ Data sekunder: deskripsi yang disusun orang lain, namun bukan saksi mata
b. Penelitian Deskriptif
- Penelitian Deskriptif meliputi pengumpulan data untuk diuji hipotesis atau menjawab pertanyaan mengenai status terakhir dari subjek penelitian.
- Tipe yang paling umum dari penelitian deskriptif ini meliputi penilaian sikap atau pendapat terhadap individu, organisasi, keadaan ataupun prosedur.
- Data deskriptif umumnya dikumpulkan melalui kuesioner, wawancara ataupun observasi.
- Kelemahannya kurang tanggapan subjek penelitian.
- Untuk menentukan apakah terdapat hubungan (asosiasi) antara dua variabel atau lebih serta seberapa jauh korelasi yang ada di antara varibel yang diteliti.
- Variabel adalah suatu konsep yang dapat diasumsikan sebagai suatu kisaran nilai.
- Contohnya pendapatan, umur, tingkat pendidikan, motivasi, hasil, kecepatan, dll.
- Penelitian ini tidak menjelaskan sebab-akibat, melainkan hanya menjelaskan ada atau tidaknya hubungan antara variabel yang diteliti.
- Berbeda dengan korelasi, selain mengukur kekuatan hubungan antara dua variabel atau lebih, studi kausalitas juga menunjukkan arah hubungan antara variabel bebas dengan terikat.
- Studi kausalitas mempertanyakan sebab-akibat.
- Untuk meneliti peristiwa yang telah terjadi dan kemudian merunut ke belakang untuk mengetahui faktor-faktor yang dapat menimbulkan kejadian tersebut.
- Penelitian ini menggunakan logika dasar yang hampir sama dengan kausalitas, hanya saja dalam penelitian ini tidak ada manipulasi langsung terhadap variabel independen.
- Contohnya pengungkapan sebab-sebab terjadinya kebakaran di Tambora.
- Metode yang digunakan untuk meneliti pada kondisi objek alamiah (lawannya adalah eksperimen) dimana peneliti adalah instrumen kunci.
- Metode ini juga termasuk jenis penelitian kualitatif, yang hasil penelitiannya menekankan makna daripada generalisasi.
- Penelitian ini dimulai karena adanya masalah dan masalah ini pada umumnya dimiliki oleh para administratur/manajer atau para pengambil keputusan pada suatu organisasi.
- Majchrzak (1984): suatu proses penelitian yang dilakukan pada atau analisis terhadap masalah- masalah sosial yang mendasar, sehingga temuannya dapat direkomendasikan kepada pembuat keputusan untuk bertindak secara praktis dalam menyelesaikan masalah.
- Policy Research sangat relevan bagi perencana dan perencanaan.
Comments
Post a Comment